TASINIFU — Dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan masyarakat secara menyeluruh, tim terpadu dari Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes) menggelar kegiatan kunjungan kerja terpadu yang berfokus pada Program Gizi dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Puskesmas Tasinifu.
Kegiatan ini bertujuan untuk memantau, mengevaluasi, sekaligus memberikan pendampingan langsung terhadap pelaksanaan layanan kesehatan dasar, khususnya dalam penanganan masalah gizi dan deteksi dini penyakit di wilayah kerja Puskesmas Tasinifu.
Fokus Utama Kunjungan
Dalam kunjungan terpadu ini, tim menitikberatkan perhatian pada dua agenda prioritas:
-
Peningkatan Mutu Program Gizi:
-
Pengawasan dan evaluasi program penanganan stunting, gizi kurang, dan gizi buruk pada balita.
-
Edukasi gizi seimbang bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan orang tua balita.
-
Memastikan ketersediaan dan pendistribusian Pemberian Makanan Tambahan (PMT) serta suplementasi gizi berjalan optimal.
-
-
Pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG):
-
Pemeriksaan kesehatan secara berkala bagi warga setempat, meliputi pengukuran tekanan darah, cek kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat.
-
Skrining awal penyakit tidak menular (PTM) untuk mendeteksi risiko kesehatan sejak dini.
-
Konsultasi kesehatan langsung dengan tenaga medis profesional.
-
Antusiasme Masyarakat dan Komitmen Pelayanan
Masyarakat di sekitar wilayah Puskesmas Tasinifu menyambut baik kehadiran program terpadu ini. Warga berbondong-bondong datang untuk memanfaatkan layanan Cek Kesehatan Gratis serta berkonsultasi mengenai tumbuh kembang anak dan pola gizi keluarga.
"Kunjungan terpadu ini merupakan bentuk komitmen kami untuk memastikan bahwa pelayanan kesehatan dasar—terutama program gizi dan deteksi dini penyakit—dapat diakses secara merata, tepat sasaran, dan berkualitas oleh seluruh lapisan masyarakat di wilayah Tasinifu," ujar perwakilan tim Bidang Yankes di sela-sela kegiatan.
Melalui kegiatan terpadu ini, diharapkan derajat kesehatan masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Tasinifu terus meningkat, angka stunting dapat ditekan secara signifikan, serta kesadaran warga akan pentingnya deteksi dini kesehatan semakin tinggi.